Pada posting terdahulu telah diulas tentang regulator tekanan rendah. Maka pada postingan kali ini akan diulas seputar regulator tekanan tinggi.
Ada dua type regulator yang beredar dipasaran yaitu regulator tekanan rendah dan regulator tekanan tinggi. Regulator tekanan tinggi sering juga disebut dengan High Pressure Regulator atau lidah kita lebih akrab dengan sebutan: Regulator High Pressure, sebagaimana namanya maka kedua regulator dibedakan dari spesifikasi tekanan keluar regulator, namun keduanya diperuntukkan untuk gas elpiji.
Regulator tekanan rendah mempunyai tekanan keluar 2.8kPa ±0.47kPa sedangkan regulator tekanan tinggi mempunyai tekanan keluar sebesar 0 s/d 200kPa.
Menurut standard SNI (tentang regulator tekanan rendah dan regulator tekanan tinggi), selain dibedakan tekanan keluar juga penggunaan. Untuk regulator tekanan rendah digunakan untuk tabung 3kg. dan tabung 12kg. sedangkan regulator tekanan tinggi selain untuk tabung 3kg. dan 12kg. juga bisa dipakai untuk tabung 50kg, walaupun dengan model berbeda tentunya.
Model regulator untuk tekanan tinggi yang digunakan untuk tabung 3kg. dan 12kg. disebut model Quick-on. Sedangkan regulator tekanan tinggi yang digunakan untuk tabung 50kg. mempunyai model berbeda yaitu model ulir.
Type regulator tekanan tinggi juga dilengkapi pengatur tekanan keluar, sehingga tekanan gas keluar bisa diatur sesuai keperluan.
Penggunaan Regulator Tekanan Tinggi.
Regulator tekanan tinggi ( High Pressure Regulator )tidak bisa digunakan untuk kompor gas yang menggunakan regulator tekanan rendah. Mereka mempunyai spek masing-masing. Sebagai gambaran, kompor gas tekanan rendah sebagaimana kita pakai dirumah mempunyai spesifikasi tekanan gas masukan sebesar 2.8kPa ±0.47kPa sehingga tentunya tidak cocok dengan regulator tekanan tinggi yang mempunyai tekanan gas keluar 200kPa.
Regulator tekanan tinggi ini biasanya digunakan untuk kompor dengan burner tertentu (disebut burner tekanan tinggi). Kalau kita lihat pada pedagang kaki lima misalnya dia menggunakan regulator type ini karena ia menggunakan kompor type burner bertekanan tinggi. Atau burner-burner untuk industry juga menggunakan regulator ini.
Bahkan ada satu jenis konektor lagi yaitu koneksi tanpa pengatur tekanan sehingga tekanan yang digunakan sama persis dengan tekanan dalam tabung gas. Kalau yang ini bukan regulator karena tidak ada pengaturan tekanan tetapi hanya konektor biasa.
Kesimpulan.
Dipasaran ada dua type regulator untuk gas LPG yaitu:
Keduanya mempunyai tugas dan fungsi yang berbeda.
Kalau kita bicara konekltor gas dari tabung gas ke burner atau kompor type konektor ada dua yaitu:
Sampai disini, mudah-mudahan bisa bermanfaat.
Baca artikel saya lainnya Tips pemasangan tabung gasLPG